Waspadai Polip Penganggu Penciuman

PERLU

diwaspadai jika hidung sering tersumbat dan ingus mengalir berkepanjangan. Bisa jadi akibat adanya benjolan patologis rongga hidung alias polip.

Siapa pun pasti akan merasa terganggu jika sering kali menderita gejala flu atau pilek. Hidung terasa buntu, ingus terus mengalir, dan mata berair.

Jika flu atau pilek berkepanjangan, bisa dipastikan itu bukan flu biasa. Hal itu merupakan salah satu gejala dari polip hidung.
Polip hidung merupakan benjolan patologis pada rongga hidung yang kadang-kadang berwarna kekuningan, bisa abu-abu bahkan kemerahan.

Polip pada rongga hidung terjadi karena munculnya jaringan lunak dan bisa dilihat dengan kasatmata. Gejala utama dari polip ini adalah hidung terasa buntu, pilek kental, suara menjadi bindeng dan diakhiri dengan pusing. Polip hidung biasanya akan disertai dengan sinusitis.

(more…)

2 comments October 26, 2008

Kontrol Emosi Di Kantor

SEORANG karyawan lebih banyak menghabiskan waktu

 yang dimilikinya di kantor daripada di rumah. Suasana kantor pun tidak ubahnya saat mereka berada di rumah, setiap hari akan menemukan perbedaan pendapat dari beberapa kepala.

Begitu seringnya menemukan perbedaan pemikiran, membuat emosi seseorang labil bahkan hingga menimbulkan pertikaian. Nah untuk menghindari hal itu, diperlukan sikap-sikap positif untuk mengontrol emosi.

Seperti yang dikutip dari Careerbuilder, ada beberapa tip untuk Anda mengontrol emosi. Antara lain:

Selalu berpikir positif

Untuk menghindari kejadian yang tak menyenangkan, Anda dapat memulainya dengan mengontrol pikiran. Yaitu dengan menghilangkan pikiran negatif menjadi positif, sehingga Anda dapat menghindari konflik yang menghancurkan karier dan nama baik.

Tenangkan diri

Bersikaplah bijaksana. Mungkin ada saat-saat tertentu di mana emosi Anda meledak, tapi saat Anda menemui kondisi tersebut jangan membawanya ke hadapan atasan. Sebab atasan bukan tempat yang tepat untuk Anda mencurahkan isi hati (curhat) mengenai hal-hal sepele yang seharusnya bisa diselesaikan sendiri.

Sebaliknya, tarik diri Anda dari situasi yang tak menyenangkan, dan kenali masalah yang membuat Anda marah. Lalu analisa permasalahan dan temukan solusi dengan kepala dingin.

Cari orang yang tepat

Kadang mengeluarkan uneg-uneg selama berada dalam lingkungan kerja kepada seseorang yang mengerti dinamika kantor, pasti akan dapat menenangkan emosi Anda. Melepaskan kekesalan kepada seseorang yang tidak memiliki tingkat emosional yang sama dengan Anda merupakan cara terbaik.

Namun, pilihlah seorang teman yang bisa dijadikan tempat curhat dengan bijaksana. Untuk itu perlu memikirkannya masak-masak sebelum menentukan siapa orang yang tepat agar Anda tidak dikhianati dengan membeberkan cerita Anda.

Kerjasama yang baik

Kerjasama memang diperlukan dalam sebuah tim, karena dari kerjasama dapat menimbulkan kebersamaan dan rasa saling menghargai satu sama lain.

Melalui jalinan kerjasama yang baik dapat memberikan alternatif lain untuk mengontrol emosi Anda saat berada di dalam lingkungan pekerjaan.

Selamat mencoba … (nsa)

 

1 comment October 26, 2008

Percaya Produk Dalam Negeri

SEPERTI yang kita tahu, Indonesia yang kaya ini memiliki potensi sangat besar dalam segala sektor. Mulai dari sumber daya alam, budaya, adat-istiadat, hingga pariwisata. Namun, semua itu belum digali dan dikelola dengan baik.

Pada dasarnya banyak komoditas pertanian primer, seperti beras, kopi, kelapa sawit, kedelai, di Indonesia dapat diupayakan mencapai swasembada. Lantaran tidak dikelola dengan baik, akhirnya impor kerap menjadi pilihan terakhir, termasuk impor budaya. Acap kita juga tidak berdaya menghadapi serbuan produk pertanian impor dari negara lain yang harganya lebih murah dengan kualitas lebih bagus.

Bila dicermati, petani yang berada di luar negeri itu memiliki perlindungan dan fasilitas dari pemerintah seperti subsidi, insentif, dan stimulus ekonomi, meskipun masyarakat petaninya minoritas. Sebaliknya di Indonesia yang mayoritas warganya bermata pencaharian sebagai petani, sektor ini kurang diperhatikan.

Pada 1923, Perhimpunan Indonesia (Indische Vereeniging) mengeluarkan pernyataan bahwa tiap warga Indonesia harus berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai tujuan bangsa dengan kekuatan dan kemampuannya sendiri terlepas dari bantuan orang lain. Kita juga dapat mengambil contoh perkataan Wakil Presiden Indonesia pertama, Bung Hatta, “Dengan memakai prinsip nonkooperatif, suatu kebijaksanaan menyandarkan diri pada kekuatan sendiri, yaitu suatu kebijaksanaan berdiri di atas kaki sendiri akan mengumandangkan perasaan hormat pada diri sendiri ke dalam kalbu rakyat Indonesia. Sebab hanya suatu bangsa yang telah menyingkirkan perasaan tergantung saja yang tidak takut akan hari depan. Hanya suatu bangsa yang paham akan harga dirinya maka cakrawalanya akan terangbenderang.”

Nah, tampaknya hal inilah yang belum terserap benar di kalbu bangsa ini. Nilai-nilai luar dengan bangga kita terima sebagai suatu hal baru yang selalu baik. Lihat saja Jakarta.

Sebagai pusat pemerintahan dan pusat kegiatan ekonomi, pembangunannya belum merata. Para pengusaha hanya mengambil keuntungan semata dari sifat konsumtif dan latah bangsa ini dengan hanya membangun mal-mal yang menjamur di mana-mana. Seharusnya kita bisa berkaca pada negara tetangga seperti Thailand yang mulai membangun negaranya dengan tetap menjaga keseimbangan sosial, ekonomi, budaya serta nilai-nilai yang ada di dalam masyarakat di tengah arus informasi global saat ini.

Selain Thailand, jejak negara yang juga patut dicontoh adalah India. Mahatma Gandhi memotivasi dan menerapkan rakyatnya untuk menggunakan produk dalam negeri dan tidak boleh ada produk impor melalui slogan swadesi (kemampuan memenuhi kebutuhan sendiri) dan itu masih dipegang kuat hingga saat ini.

Karena itu, sebagai masyarakat Indonesia marilah kita mulai dari individu masing-masing dan mengajak lingkungan sekitar untuk mencintai dan menggunakan produk dan budaya negara kita sendiri. Kita tidak akan bergantung lagi dengan produk asing, karena kita percaya bahwa kita mampu memproduksi hasil sumber daya alam dengan kualitas yang lebih baik juga. (*)

Siska Raniati
Mahasiswi Komunikasi Massa Stikom London School of Public Relations

2 comments October 24, 2008

Periksa Sepeda Motor Sebelum Musim Hujan

MUSIM hujan segera tiba, waktunya mempersiapkan sepeda motor. Selain kondisi jalan yang harus diperhatikan, ada baiknya lakukan pemeriksaan kelayakan beberapa komponen yang ada.

Technical Manager Service Division PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) Muhamad Abidin, berbagi beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi pengendara sepeda motor. Berikut ini beberapa part yang perlu dicermati kelayakannya.

Ban
Si kulit bundar, merupakan bagian vital sepeda motor, apalagi jika digunakan saat kondisi hujan. Ban yang sudah aus akan berkurang kemampuannya, baik dalam ketahanan maupun fungsi traksinya. Sebaiknya ban diganti jika ketebalan kembang ban tersisa 0,8 mm. Jangan menunggu ban benar-benar gundul.

Pasalnya ketika melewati genangan air, alur ban akan menyalurkan air ke arah samping ban. Jika begitu, air tidak dapat didistribusikan kearah samping. Akibatnya ban terangkat di atas permukaan air dan membuat posisi sepeda motor oleng.

Sistim pemasukan bahan bakar dan karburator
Saat hujan, kadar udara (02) sebagai pencampur bahan bakar yang disedot oleh karburator banyak mengandung air. Maka kondisi penyalur bahan bakar seperti tanki, keran, dan pipa bahan bakar terdapat karat atau kandungan air akan mengakibatkan kinerja mesin tersendat.

Oli mesin
Saat hujan, kondisi udara yang banyak mengandung air dan terdapat genangan air yang tingginya lebih dari 30 cm tentunya akan memudahkan air masuk ke dalam mesin dan tercampur dengan oli. Hal itu mudah dideteksi pengendara, yaitu dengan melihat oli apakah berubah warna menjadi “putih susu’. Jika ya, artinya air sudah tercampur. Segera lakukan penggantian oli jika telah melewati jalan banjir yang cukup tinggi. Hal ini guna menghindari kerusakan yang lebih parah pada mesin.

(more…)

1 comment October 24, 2008

Bali Siaga Jelang Eksekusi Amrozi.Cs

DENPASAR – Begitu Kejaksaan Agung mengumumkan eksekusi tiga terpidana mati kasus Bom Bali I pada awal November mendatang, polisi langsung memperketat pengamanan sejumlah pintu masuk menuju Pulau Bali.”Kami sudah menerjunkan personel untuk diperbantukan di pelabuhan Gilimanuk,” kata Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana, Jumat (24/10/2008).

Selain Pelabuhan Gilimanuk, peningkatan pengamanan juga dilakukan di sepanjang pesisir pantai yang biasanya dijadikan pelabuhan tradisional seperti Sumbersari, Candikusuma, Pebuahan, Pengambengan, dan Medewi.

“Kita lakukan kerja sama dengan Polairud dan TNI AL berpatroli menyisir pantai di sepanjang wilayah Jembrana,” ujar Suardana.

Suardana menambahkan, untuk mengatasi masuknya penyusup dari jalan-jalan tikus, polisi berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan aparat setempat.

Sedangkan di sejumlah titik rawan, polisi mengoptimalkan patroli rutin, razia, dan pemeriksaan para pendatang di tempat-tempat kos atau kontrakan. (Miftachul Chusna/Sindo/ful)

 

1 comment October 24, 2008

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

1 comment October 10, 2008

Pages

Categories

Links

Meta

Calendar

December 2014
M T W T F S S
« Oct    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Most Recent Posts

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.